Meaning of Believe

fnoor

And I did not create the jinn and mankind except to worship Me.” (QS ad-Dzariyat 56)

Mengapa manusia beragama? Jika dirunut menggunakan pendekatan sejarah akan sulit, sebab bukti-bukti tertulis ribuan tahun yang lalu tidak tersedia, yang disebut zaman pra-sejarah. Namun, mengenai ada orang-orang yang memiliki suatu kepercayaan dapat ditemukan pada coretan-coretan prasasti atau dinding gua yang ditemukan arkeolog.

Lukisan, coretan atau semacam tulisan itu mengindikasikan bahwa manusia mempunyai kecenderungan untuk beragama, atau mempercayai sesuatu di luar dirinya yang menguasai alam semesta. Hanya saja kadang untuk menyebut dan mengungkapkannya masih samar.

Namun ketika teks tertulis telah ditemukan mulai ada kejelasan, mengapa manusia beragama? Ketika manusia memahami pentingnya agama maka di sana ada kesadaran bahwa ada sesuatu yang menguasai alam semesta dan dirinya. 

Tetapi ada juga manusia yang mengingkari sesuatu yang sulit dipahaminya. Sebab, sesuatu itu tidak tampak di hadapan matanya dan tidak terlihat sebagaimana benda-benda. 

Ketika teks keagamaan telah ditemukan di sana ada sejarah pencarian siapa sesungguhnya yang menciptakan semua ini, alam semesta dan manusianya serta segala isinya? Pencarian ini tidak mudah. Setelah manusia mencoba apa yang terlihat dari benda-benda yang ada dan terlihat, seperti planet-planet, ternyata semuanya nisbi. Ia ingin sesuatu itu yang kekal dan mandiri serta tidak membutuhkan sesuatu yang lain, sebab ia sendiri mampu memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa campur tangan manusia. Ia yang paling pertama wujud dan terakhir. Sebab, semua yang ada adalah nisbi.

Ialah Ibrahim as, yang di akhir pencariannya ia menemukan dan memiliki kesadaran bahwa sesuatu yang menguasai alam semesta ini adalah Dia Yang Maha Esa. Ketika ia telah menemukannya ia selanjutnya menghancurkan tuhan-tuhan sesembahan palsu. Ia mengabdikan seluruh hidupnya untuk-Nya semata. Sebab, Dialah yang memberi hidup ini.

Manusia mau meyakini atau menolaknya Ia tetap eksistensi-Nya tidak tergoyahkan. Alam semesta inilah sebagai buktinya.

“Sebagian manusia tidak tahu akan tujuan keberadaannya. Mereka hidup sia-sia di tengah pengapnya kehidupan. Padahal, sebenarnya mereka hidup untuk beramal dan berjuang. Di antara mereka ada yang hidup secara main-main, jauh dari keseriusan, dan seolah tidak punya tujuan. Padahal, mereka seharusnya menempuh jalan hidup di atas petunjuk-Nya yang lurus.” Syekh Muhammad al-Ghazali (h. 107)

Depok, 25 Sep. 2012

Tentang luaydpk

on history..... "masa kini dan masa lampau akan muncul di masa depan..." ts eliot (the present and the past will appear in the future)
Pos ini dipublikasikan di tentang manusia dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s