Perbudakan, Perang dan Kebebasan (Slavery, War & Freedom)

“It is not for a human [prophet] that Allah should give him the Scripture and authority and prophethood and then he would say to the people, “Be servants to me rather than Allah,” but [instead, he would say], “Be pious scholars of the Lord because of what you have taught of the Scripture and because of what you have studied.” (QS Ali Imran 79)

“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah”. Akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.” (QS Ali Imran 79)

“Hak untuk bebas dan merdeka dari perbudakan merupakan nilai dasar sejak dahulu kala. hakikat agama-agama adalah pengabdian kepada Allah semata, tidak boleh mempersekutukan seseorang pun dalam mengabdi (beribadat) kepada-Nya.

Sebelum Islam, sejarah kemanusiaan dan keberagamaan telah mengalami masa-masa sulit dengan konsep semacam syirik yang menuhankan rasul-rasul, sebagai pengaruh dari perkembangan sejarah yang menuhankan orang-orang agung yang berlangsung pada masa politheis. Al-Qur’an yang memurnikan aqidah berbagai agama yang datang sebagai pamungkas dan membenarkan agama-agama itu, telah bersungguh-sungguh dalam menetapkan prinsip kesederajatan (egalitarian) antarsesama manusia. Mereka itu semuanya sama, diciptakan dari asal-usul yang sama: seorang diri.”

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS an-Nisa 1) Dr. Asyah Abdurrahman (Bintu Syati)

Iklan

Tentang luaydpk

on history..... "masa kini dan masa lampau akan muncul di masa depan..." ts eliot (the present and the past will appear in the future)
Pos ini dipublikasikan di Perang dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Perbudakan, Perang dan Kebebasan (Slavery, War & Freedom)

  1. yisha berkata:

    kakaaaaaaaaaaaaa………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s