Freeport Keruk Ribuan Triliun, RI Tak Berkutik

neokolonialisme atas Indonesia dikuras kekayaan alamnya tapi pemerintah diam saja dan rakyat melarat…

KabarNet

Jakarta – KabarNet: Freeport McMoran Indonesia telah melakukan kejahatan multidimensional. Kejahatan lingkungan, kejahatan kemanusiaan, kejahatan ekonomi, kejahatan hukum dan kejahatan politik dilakukan serentak oleh perusahaan pertambangan yang termasuk dalam kategori industri hitam ini.

Dalam berbagai kesempatan WALHI dan JATAM telah berulangkali meniup peluit peringatan agar Pemerintah Indonesia segera melakukan langkah kongkrit untuk menghentikan kejahatan serba aspek itu demi menegakkan kedaulatan ekonomi, hukum dan politik Indonesia. Namun hasilnya sebegitu jauh sungguh mengecewakan.

Lihat pos aslinya 2.339 kata lagi

Iklan
Dipublikasi di Politik | Tag , | Meninggalkan komentar

Benarkah Indonesia Dijajah 350 Tahun?

Dalam bukunya Raja dan Kerajaan Resink mengulas bahwa pada masa penjajahan Belanda di Nusantara terdapat kerajaan-kerajaan, yang jika dilihat dari segi hukum, adalah sebagai negara berdaulat. Kerajaan-kerajaan itu tidak termasuk dalam pemerintahan jajahan Hindia Belanda, seperti kerajaan-kerajaan di Nusantara timur, di antaranya Goa dan Aceh di ujung Sumatra.

Dengan demikian jika selama ini ada yang mengatakan bahwa Indonesia dijajah selama 350 tahun, maka itu hanyalah mitos yang tidak dapat dipertahankan lagi. Sebab ketika Cornelis de Hotman mendarat di Nusantara (Banten) pada tahun 1596 M mereka tidak langsung menjajah dengan menaklukan kerajan-kerajaan yang merdeka saat itu. Pada pendaratan awal itu misi mereka adalah perdagangan. Kemudian mereka melakukan monopoli perdagangan dengan organisasinya VOC.

Ketika VOC bangkrut pada abad 18-an, maka berlanjut pada periode pemerintahan Hindia Belanda. Aceh, sebagai negara kerajaan merdeka baru ditaklukan kolonial Belanda sekitar tahun 1912 dan itu pun mereka masih mampu melakukan perlawanan secara sporadis. (lihat Ibrahim Alfian Perang di Jalan Allah). Penjajahan Belanda dengan demikian dimulai dari tahun 1912 sampai tahun 1942 dan sesudahnya 1949.

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda ini dimulainya penjajahan. Sebab mereka telah membangun kekuasaan untuk menguasai kaum pribumi, dengan memanfaatkan tenaga dan mengambil hasil kekayaan alamnya. Sebagai negara jajahan kaum penjajah menempati posisi sebagai tuan sedangkan kaum pribumi sebagai kelas dua atau yang diperbudak. Oleh karena itu beberapa kaum pribumi yang sadar akan hal itu berjuang baik berjuang secara fisik  dan melaui belajar atau diplomasi.

Setelah banyak kaum terdidik tampil maka dimulailah mereka menyamakan visi untuk merdeka. Gerakan mereka terus menggema ke seluruh Nusantara, yang akhirnya menjadi kekuatan politik nasional. (Baca Refleksi Pergumulan Lahirnya Republik: Revolusi dan Nasionalisme Indonesia, 1995)

Jadi bahwa Indonesia dijajah selama 350 tahun hanyalah mitos yang tak dapat dipertahankan lagi, seperti dikatakan Muchtar Lubis dan Soedjatmoko. (Historiografi Indonesia). Jika kita melihatnya dari Aceh yang ditaklukan tahun 1912-an sampai Indonesia merdeka 1945.

Depok, 25 -1- 2015

lu’ay

Dipublikasi di Belajar Sejarah, diskusi, Indonesia, sejarah | Tag , , | 9 Komentar

2014 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 27.000 kali di 2014. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 10 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Dipublikasi di Info | Tag , | Meninggalkan komentar

PRABOWO: KAMBING HITAM 1998

add new information about contemporer issue in the end new order…

Soedoet Pandang

Prabowo 14
Oleh Jose Manuel Tesoro
Majalah Asiaweek

====================

Catatan Redaksi: Artikel ini diterjemahkan dari laporan investigasi yang ditulis Majalah Asiaweek Vo. 26/No. 8, 3 Maret 2000. Membaca artikel ini kita akan diantarkan oleh Tesoro kepada konstruksi fakta-fakta yang berbeda dengan stigma yang melekat pada berbagai peristiwa pada 1998.

====================

Satu pertanyaan yang akan selalu terlontar ketika membahas tragedi 1998 di Indonesia adalah: benarkah Prabowo adalah dalang yang sebenarnya?

Pada malam hari tanggal 21 Mei 1998, kisah itu dimulai. Lusinan tentara bersiap siaga di sekitar Istana Merdeka Jakarta dan kediaman B.J. Habibie di pinggir kota. Habibie, kurang dari 24 jam sebelumnya telah menjadi presiden Indonesia ketiga. Komandan dari pasukan ini adalah Letnan Jenderal Prabowo Subianto yang dikenal brutal. Seminggu sebelunmya, dia telah menyusun kekuatan terselubung pada pertemuan yang diselenggarakannya diam-diam—operasi-operasi pasukan khusus, preman jalanan, dan kekuatan muslim radikal—yang bertugas membunuh, membakar, memerkosa, merampok dan menyebarkan kebencian antar-ras di jantung kota Jakarta. Tujuannya:…

Lihat pos aslinya 7.081 kata lagi

Dipublikasi di Humaniora, Indonesia, Politik | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Temukan Keajaiban di Kedalaman Laut Kini Menjadi Muslim

reblog mr costeau

kisahislami.com

Mr. Jacques Yves Costeau, seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba Costeau menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur atau tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya. Sehingga seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim dan menceritakan fenomena ganjil itu kepadanya. Profesor tersebut lalu teringat ayat al-Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez.

Ayat itu berbunyi, “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya…

Lihat pos aslinya 139 kata lagi

Dipublikasi di Uncategorized | 3 Komentar

Two Kinds of Water in the Sea

In Atlantic and Mediterania

In Al-Qur’an Surah Ar-Rahman/ 55(The Beneficent): ayah 19-20

19: “He hath loosed the two seas.[1] They meet. “

20: “There is a barrier between them. They encroach not (one upon the other).”

And Al-Furqan/ 25 (The Criterion, of Right and Wrong): ayah 53

53: “An He it is Who hath given indevendence to the two seas [2] (though they meet); one palatable, sweet, and the other saltish, bitter; and hath set a bar and a forbidding ban between them”.

Note:

[1]. i.e. the salt water and the sweet

[2]. i.e. the two kinds of water in earth

Dipublikasi di diskusi, lingkungan, Share | Tag , , | Meninggalkan komentar

Psikologi Susi: Akhir Riset Respon Masyarakat terhadap Berita Menteri Susi Merokok

I love life, life loves me.

Seminggu berlalu dan tren berita berganti. Jika pada 27/ 28 Oktober lalu berita tentang Susi Pudjiastuti teratas adalah yang dimuat di Republika Online tentang ia yang kedapatan merokok berbuntut reaksi “keras” dari masyarakat, hari ini (3 November 2014) sampai pukul 11:44 WIB, berita teratas adalah artikel Rhenald Kasali di KOMPAS tentang metakognisi ibu Susi. Ini perkembangan yang sangat menarik, ketika awalnya begitu negatif dan cercaan di mana-mana, sekarang tampak ada lebih banyak berita positif, dan lebih banyak pembela dan pendukung Susi.

***

Kembali pada minat awal riset kecil-kecilan saya, pertanyaan saya kini adalah: apa yang membedakan antara para penyerang dan pembela Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, yang minggu lalu dirundung sejumlah media di tanah air lantaran ia kedapatan merokok pascaacara pengumuman kabinet, lalu dikulik-kulik kepribadiannya sehingga khalayak tahu bahwa ia bertato, cuma berijazah sampai SMP, dan lain sebagainya?

Jawaban saya: kedalaman pengertian.

Sementara para penyerang hanya mengandalkan aspek yang…

Lihat pos aslinya 1.219 kata lagi

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar